Cara Aktifkan Kartu Perdana Tanpa NIK dan Kartu Keluarga

Posted on

Cara Aktifkan Kartu Perdana Tanpa NIK dan Kartu Keluarga-Sekarang ini, pemerintah memberlakukan peraturan baru terkait penggunaan kartu SIM. Hal ini diterapkan di semua operator. Karena hal ini, kemudian semua orang yang menggunakan kartu SIM pun harus mendaftarkan kartunya dengan NIK atau Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga. Hal ini menjadi suatu masalah tersendiri karena sebelumnya tidak ada aturan yang mengharuskan hal ini. Kartu bisa dengan mudah aktif dan bisa langsung digunakan. Namun sekarang, hal itu tidak lagi bisa. Bahkan, kartu tidak lagi bisa digunakan sebelum adanya registrasi tersebut, bahkan walau itu sekedar untuk melakukan panggilan telepon dan mengirimkan pesan SMS. Karena hal ini, kemudian banyak orang yang mencari info tentang cara aktifkan kartu perdana tanpa NIK. Tidak mengejutkan memang, karena peraturan ini tergolong cukup merepotkan.

Memang benar bahwa peraturan baru terkait kartu SIM ini cukup merepotkan. Sebelumnya, orang akan dengan mudah menggunakan kartu SIM tanpa harus melakukan registrasi. Mereka cukup meminta outlet pembelian kartu perdana untuk mengaktifkan kartu tersebut, dan kartu SIM pun bisa digunakan. Sekiranya kartu mulai memasuki masa tenggang, hanya perlu diisi dengan pulsa saja, dan masa aktifnya pun diperpanjang. Semua ini sangatlah mudah.

cara aktifkan kartu perdana tanpa nik dan kk

Informasi tentang Cara Aktifkan Kartu Perdana Tanpa NIK

Selain itu, tak jarang juga orang yang memilih untuk membeli kartu perdana untuk mendapatkan paketan internet. Hal ini karena biasanya kartu perdana lebih murah daripada harus membeli paket internet dengan pulsa. Sayangnya, semua itu sudah tidak lagi bisa dilakukan. Peraturan yang baru membuat orang tak lagi bisa leluasa menggunakan kartu SIM. Semua pengguna diwajibkan mendaftarkan diri dan satu NIK hanya bisa digunakan hingga tiga kartu SIM. Selebihnya, tidak bisa lagi.

Untuk itu, ada beberapa cara untuk mengatasinya. Walau ada beberapa alternatif, namun tetap saja NIK tetap harus dipakai. Walau demikian, beberapa cara berikut ini bisa sangat berguna untuk memudahkan penggantian nomor dan tidak perlu khawatir dengan NIK yang digunakan. Cara-cara berikut bisa menjadi alternatif tepat ketika alokasi nIK sudah penuh dan perlu mendaftarkan nomor lainnya.

  1. Mencari NIK palsu di website

Opsi pertama dan paling mudah adalah dengan mencari NIK palsu. Untuk yang satu ini, sebenarnya bukanlah hal yang terlalu sulit untuk dilakukan. Pengguna kartu SIM bisa mendapatkan banyak data NIK dari website. Website yang menyediakan kartu ini pun cukup beragam, sehingga ada banyak opsi yang bisa dipilih. Untuk mendapatkannya, search engine atau mesin pencari bisa digunakan dan nantinya akan ada banyak referensi situs.

Cara ini memang tergolong mudah. Walau nomor NIK tetap harus digunakan untuk melakukan registrasi, setidaknya itu bukanlah nomor sendiri. Nomor yang ada di website tersebut adalah nomor acak yang bebas digunakan. Biasanya, tidak ada biaya juga untuk menggunakan nomor tersebut. Dengan demikian, semuanya bisa dengan mudah digunakan. Untuk cara registrasinya, masing-masing operator memiliki aturan dan kode registrasinya sendiri. Oleh karena itu, akan lebih baik bila memastikan terlebih dahulu tentang cara registrasi dan aktivasi dengan NIK tersebut.

Walau cara ini tergolong mudah dan tidak perlu menggunakan NIK pribadi, ini tetap menuntut kesabaran. Kesabaran ini akan sangat diperlukan ketika proses mencoba NIK yang ada. Dalam beberapa kesempatan, terkadang percobaan pertama tidaklah langsung berhasil. Hal ini karena ada orang lain juga yang mencari info tentang NIK tersebut. Padahal, satu NIK hanya bisa digunakan tiga kali. Karena itulah, terkadang nomor yang ada di website sudah tidak bisa digunakan atau sudah didaftarkan pengguna lainnya. Tentu, hal yang perlu dilakukan adalah mencari nomor lainnya.

  1. Menggunakan NIK tanpa KTP

Salah satu yang membuat orang banyak mencari info tentang cara aktifkan kartu perdana tanpa NIK adalah karena tidak adanya KTP. Di negara Indonesia, hanya orang yang sudah berumur 17 tahun saja yang diperbolehkan untuk memiliki KTP. Kartu ini sebagai kartu identitas sebagai warga negara Indonesia. Karena itulah, kemudian nomor NIK pada KTP didaftarkan.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki KTP. Mereka yang masih muda dan remaja tentu belum memiliki kTP karena usia yang belum mencukupi. Padahal, mereka juga membutuhkan kartu SIM dan gawai untuk berkomunikasi dan melakukan kegiatan lainnya. Ketika harus meminta orang tua, terkadang alokasi yang ada di NIK orang tua juga sudah sepenuhnya digunakan.

Sebenarnya, tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Dalam hal ini, tidak punya KTP bukan berarti tidak bisa melakukan registrasi. Hal ini karena yang dibutuhkan dalam registrasi adalah nomor NIK dan KK. Tidak disebutkan bahwa seseorang haruslah memiliki KTP agar bisa registrasi. Untuk hal ini, sebenarnya setiap orang sudah memiliki NIK sendiri-sendiri. Begitu bayi lahir dan dicatatkan ke dalam KK, di sana sudah tercantum NIK walau seseorang belum berumur 17 tahun. Informasi ini kemudian bisa digunakan dalam registrasi kartu SIM.

Itulah dua cara yang setidaknya bisa digunakan untuk mengakali peraturan yang ada. Pendaftaran memang sangat penting dan aturan yang ada pun sangat ketat. Tanpa registrasi,kartu akan terblokir dan tidak bisa digunakan. Ini tidak hanya berlaku untuk kartu perdana, tapi juga pada kartu lama yang sudah digunakan sebelum peraturan ini dibuat dan diterbitkan secara resmi. Dalam hal ini, sebenarnya sudah disediakan kelonggaran di mana pengguna bisa saja membatalkan registrasi pada suatu kartu SIM, sehingga alokasinya bisa digunakan di kartu lainnya. Namun, tetap saja kartu dan identitas yang digunakan adalah identitas asli.

Dalam hal ini, tidak ada salahnya untuk mendaftarkan diri. Apalagi, Pemerintah memberlakukan peraturan ini sebagai suatu upaya untuk memberikan perlindungan pada masyarakat. Adanya banyak kasus penipuan, kriminalitas dan hal merugikan lainnya menjadi salah satu alasan diberlakukannya aturan ini. Dengan kewajiban registrasi tersebut, penipuan dan hal lainnya bisa dengan mudah dilacak berdasarkan registrasi yang ada. Selain itu, keamanan transaksi juga semakin terjamin. Bahkan, ini juga bisa  sangat berguna dalam proses pembayaran tanpa menggunakan uang atau transaksi non-tunai. Penyebaran berita yang tidak benar atau hoax pun bisa dicegah.

Itulah beberapa hal yang memang perlu diketahui tentang registrasi Kartu SIM dengan NIK dan nomor KK. Prosesnya memang kadang membuat orang enggan untuk mendaftarkan nomornya. Namun, ketika sudah tahu beragam keuntungan yang ada, tentu orang akan berpikir dua kali untuk mengabaikan anjuran registrasi ini. Kenyataanya,  registrasi ini sangatlah penting untuk dilakukan. Ada banyak hal yang bisa ditanggulangi. Berbagai keuntungan pun juga didapatkan. Dengan semuanya itu, tentu cara aktifkan kartu perdana tanpa NIK tetap perlu diketahui sambil mencari tahu juga tentang fungsi dari peraturan. Di dalam prosesnya, registrasi ini bisa dilakukan melalui SMS, tapi bisa juga registrasi secara langsung di dalam website masing-masing provider atau operator. Opsi yang ada bisa digunakan sebagai alternatif, tapi tetap saja registrasi ini tidak bisa diabaikan begitu saja.